Saat berdiskusi dengan warga di Kecamatan Depok, Sleman, DIY dalam agenda jaring aspirasi nasional. Mereka sepakat, pemimpin yang baik secara usia adalah yang di bawah 60 tahun. Lebih rinci kisaran 45-55 tahun, terutama untuk presiden. So... Capresnya PKS masuk kriteria ini deh. Dan mereka bilang, Anis Matta cerdas dengan banyak ide dan tulisan yang bagus.
Aher jelas sukses memimpin Jawa Barat jadi provinsi dengan pemanfaatan APBD terbaik. Bisa dilihat daerahnya sekarang. Dan Pak Hidayat, saya kira beliau memiliki integritas yang baik dan beliau gx kalah cerdasnya dengan Anis Matta. Jika di lihat dari sini, ketiganya sangat layak untuk menjadi presiden Indonesia. Minimalnya menjadi wakil presiden. Kita tunggu sikap PKS melihat pandangan masyarakat (meski hanya bagian kecil dari Indonesia ini).
Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 29 Maret 2014
Rabu, 29 Januari 2014
Sabtu, 20 April 2013
Transkrip Pidato Politik Presiden PKS: Anis Matta
Bismillahirohmannirohim, Alhamdulillahiladzi farodoljihad ‘alal muslimin waj’alahuumanatho’izihim wa rif’ihim Asyhaduala ilahaillahu wahdahulasyarikalla wa asyhaduanna muhammadarosuluhumab’usu rohmatalill’alamin wa ahyikum ma’syiro bitahiyatul islam assalamu’alaikum wr wb
Saudara-saudaraku yang saya cintai, hari ini…kita merayakan hari jadi partai kita yang ke 15. Dan setiap kali kita memperingati hari jadi ini, haruslah selalu kita ingat bahwa hari jadi Partai Keadilan Sejahtera itu juga adalah hari ulang tahun reformasi Indonesia. Kita adalah anak reformasi yang sah, tapi saudara-saudara sekalian, sesungguhnya kita tidak sedang memperingati hari jadi sebuah partai politik. Tapi, sesungguhnya yang kita peringati adalah lahirnya sebuag cita-cita, lahirnya sebuah generasi. Sebab partai politik sejatinya adalah mesin ideologi, bukan kendaraan pribadi menuju kekuasaan.
Rabu, 03 April 2013
Pesan @Fahrihamzah untuk Abraham Samad
#Abraham
by @fahrihamzahApa pengertianmu tentang mendung abraham? Pernahkah kau berjalan dalam gelap? Atau diantara hujan dan angin puting beliung?
Atau pernahkah kau mendekati pusaran arus yang berputar? Atau menerjang gelombang pasang?
Pernahkah kau seperti berada pada ketinggian yang semakin tinggi? Lalu kau terlepas seperti layang-layang.
Dunia ini sepi kawan, itu yg aku ingin berbagi. Kita ini sendiri di hadapan apapun.
Apa pengertianmu tentang hingar bingar dan tepuk tangan? Bagiku itulah puncak kesepian.
Jika kau berada di atas pentas dan semua orang bergemuruh berdecak kagum kepadamu. Pergilah kepada dirimu.
Jika kau terkucil dalam gelap, pergilah kepada Tuhan mu, dia akan menghiburmu.
Yang gemuruh dan yang sepi adalah fatamorgana. Sementara dirimu adalah fana.
Jadikanlah kubur sebagai tempat tidurmu sebab kesanalah kau akan kembali dan bakarlah amarah mu dalam peti mati.
Selamat jalan kawan, setiap orang bertanggungjawab sendiri.
Jangan takut gelap. Aku tahu kau tak takut ombak.
*Posting lama dari puiter @Fahrihamzah (31/1/12) namun masih relefan hari ini saat 'badai' menerpa Ketua KPK ini terkait kasus sprindik bocor dan isu kudeta Abraham Samad
Senin, 01 April 2013
Deddy Mizwar: "Apapun yang terjadi jangan pernah kehilangan cinta pada negeri ini”

Beberapa hari setelah deklarasi pencalonan
Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa
Barat dari koalisi PKS, PBB, Partai Hanura, dan PPP pada Pilgub 2013 saya
terkaget dengan sebuah selebaran yang bertajuk “Kalem We da Aya
#Ayobalikkekampus! H2S Hari-hari Sastra.”
Pasalnya
selebaran yang dibagikan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unpad tersebut
adalah undangan untuk mengikuti KURUCETRA “Kumpul Rutin Cerita Sastra” yang
membedah film “Tanah Surga Katanya” bersama Deddy Mizwar.
Rabu, 27 Maret 2013
PKS: Impor Pangan Harus Perhatikan Kepentingan Nasional dan Petani
Jakarta (27/3) - Anggota Komisi IV DPR Hb. Nabiel Al-Musawa mendukung pelaksanaan perizinan impor produk pangan satu pintu segera direalisasikan. Begitu juga dengan badan karantina, sebaiknya dijadikan satu atap saja untuk seluruh Indonesia. Dengan demikian perizinan bisa lebih efektif, efisien serta tetap berdasarkan kepentingan nasional dan kebaikan bagi Petani Indonesia.
Demikian disampaikan Nabiel di sela-sela Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Pertanian, Dirjen Kementerian Perdagangan, dan Dirjen Bea Cukai, membahas importasi pangan dan produk hortikultura di DPR, Selasa (26/3).
Abraham Samad Akui Ada 'Konspirasi' : "Ada yang Mau Kudeta Saya"
JAKARTA - Komite Etik yang dibentuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyimpulkan bahwa pelaku yang membocorkan surat perintah penyidikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum adalah salah satu unsur pimpinan KPK.
Hal ini memancing Ketua KPK Abraham Samad untuk berkomentar. Menurutnya, kasus kebocoran yang berujung pada ditetapkanya Anas sebagai tersangka tersebut adalah sebuah upaya rekayasa yang sengaja diciptakan
Jumat, 22 Maret 2013
Survivalitas PKS
DONNY
SYOFYAN
(Dosen
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
betul-betul menjadi balon dalam lanskap perpolitikan Tanah Air dewasa ini.
Makin ditekan dan dipojokkan justru PKS makin kuat, solid, dan terbang dengan
kekuatannya. Layaknya karet, semakin partai ini ditekan semakin kuat dorongan
untuk memantul. Pasca ditetapkannya Luthfi Hasan Ishaq (LHI), mantan Presiden
PKS sebagai tersangka KPK, PKS justru mendulang kemenangan dalam sejumlah
pilkada.
Dalam pilkada Jawa Barat dan Sumatera
Utara jago PKS yang ikut bertanding memenangi pertempuran. Hingga saat ini,
segenap komentar, prediksi, atau hujatan publik dan media terhadap PKS menjadi
terjun bebas (fall free).
Kamis, 21 Maret 2013
"Karena Cinta... Kuncup Bungaku Mekar dengan Indah"
by Hilya Rosa
Alhamdulillah … merupakan kata yang pertama kali kuucapkan ketika Allah memberikanku kesempatan mengikuti pidato dari Ust. Anis Matta di hotel Horizon Semarang (minggu, 17 Maret 2013). Sebuah nikmat yang menyemangatiku untuk senantiasa belajar, menyukai membaca dan juga untuk menulis. Dan akhirnya, munculllah tulisanku ini yang semoga menjadi awal dan bisa menjadi rutinitasku. Amiin.
****
Awalnya aku ada janji dengan seseorang yang kebetulan waktunya bersamaan dengan acara Ust. Anis Matta tersebut. Namun, ternyata takdir membuat semua rencanaku berubah. Aku perlu berterima kasih kepada temanku yang telah bersusah payah “merayuku” untuk ikut dengannya di acara tersebut. "Gak rugi pokoknya… ayo dong ikut….," rayu temanku. Dan akhirnya akupun dengan berat hati memenuhi ajakan temanku tersebut. Thank you ya Sist… (berat hati koq terima kasih… :D)
****
Jika Aku Menjadi Kiai YS
By: Nandang Burhanudin
****
****
Mungkin saya hanyalah cucu, baik dari usia kalender maupun usia dakwah. Kiai Yuk Sholeh sudah bergelar LC, saat aku baru lulus pesantren. Beliau sudah memimpin lembaga pendidikan tempat para mahasiswa/i belajar mengaji.
Pernah tahun 95, aku ikut mabit di masjid kampusnya yang terkenal itu di salah satu pinggiran kota Jakarta. Lama tak pernah jumpa, aku temukan di salah satu tabloid Kiai Yuk Sholeh menjadi pendiri salah satu parpol Islam yang bernama PeKa. Waktu itu, aku baru bergabung dengan kafilah sekedar menjadi pendukung saat ada acara rihlah, sepakbola, atau membantu buletin mahasiswa.
Kini setelah belasan tahun kemudian. Nama Kiai Yuk Sholeh kembali mentereng. Hadir di setiap acara TV, tampilannya masih seperti dulu, sederhana dan berwibawa. Padahal saya, sudah mengalami overweight dan perut sudah tidak PK tapi PKS (Perut Kedepan Sedikit).
Transkrip Orasi Anis Matta di Konsolidasi Kader PKS Jateng
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ikhwan dan akhawat sekalian, kalimat pertama yang ingin saya sampaikan kepada antum semua adalah bahwa saya mencintai antum semua. Inni uhibbukum fillah. Karena cintalah kita berkumpul di sini, dan insya Allah atas nama cinta juga kita akan memenangkan Pilgub Jawa Tengah.
Saya juga ingin menyampaikan, salam cinta dari Ketua Majelis Syuro, Ustadz Hilmi Aminuddin kepada antum semuanya dan salam cinta dari mantan Presiden kita Ustadz Luthdi Hasan Ishaaq. Kita doakan mudah-mudahan Allah swt. memudahkan urusannya.
Ikhwah sekalian,
Apa yang disampaikan tadi oleh KH Budi (Budi Haryono .pen) mengingatkan saya kepada sebuah puisi. Puisi yang ditulis oleh murid dari nama yang disebutkan tadi yaitu Rumy. Rumy punya murid cinta yang hidup berabad-abad sesudah Rumy, namanya Muhammad Iqbal. Dan Muhammad Iqbal ini menulis tentang gurunya. Perhatikan baik-baik teksnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


